Adanya blogger (yang dianggap) seleb atau selebblog pun membuat si pendatang baru ini begitu riang gembira saat mendapat kunjungan (dan seucrit komen) dari seorang blogger yang dianggapnya seleb itu.
dikutip tanpa ijin tertulis maupun ijin secara lisan dari postingannya anto

apa yang ditulis anto itu persis seperti yang terjadi pada saya ketika pertama kali beliau mengomentari postingan saya. apalagi waktu ada kunjungan dari ndoro kakung yang juga meninggalkan jejak. senangnya minta ampun. “wah………….. ada seleb mampir!!!!”
jelaslah sudah klo ini adalah pertanda bahwa saya adalah blogger pemula. *gak pake tanda juga, orang2 di blogosphere tau klo aku pemula* hehehehhehehe…………………………….

sebelum melanjutkan, saya ingin menegaskan bahwa postingan ini bukan sebagai ekspresi dari rasa tersinggung karena membaca postingan anto itu. bukan sama sekali. justru dengan postingan itu saya jadi semakin termotivasi untuk terus menjadi blogger. bukan hanya sekedar blogger tapi blogger yang berkualitas.
untunglah apa yang ditulis anto itu bukan sekedar NATO (not action talk only). saya sendiri merasakan bagaimana hangatnya sambutan yang diberikan oleh rekan2 blogger jogja kepada saya waktu acara blonjo kupat kemaren. padahal saya baru satu kali itu ikutan kopdar.
waktu ngobrol sama zazi (klo gak salah di YM semalam sebelum blonjo kupat), dia sempat bilang “koq berani kopdar padahal baru ngeblog sekitar sebulanan?” saya sedikit lupa apa jawaban saya waktu itu. tapi yang jelas, klo waktu itu saya gak berani ikut blonjo kupat, trus kapan saya bakal punya keberanian untuk ketemu dengan blogger2 senior penghuni jogja. lagian apa yang harus saya takutkan dari para senior itu. kan gak mungkin saya bakal dianiaya………….. hehehehhehe…………
bicara soal isi blog, anda bisa melihat bahwa di blog saya hampir gak ada postingan yang bernada serius2 amat atau postingan yang saya ketik setelah mengadakan suatu riset mendalam tentang sebuah topik. apa yang terlintas di otak saya walaupun gak penting2 amat, itu yang saya ketik-kan.
seperti yang sudah pernah saya ketik di sini, pada awalnya, saya selalu amat sangat berharap ada yang memberikan komentar di postingan2 saya. tapi kondisi sekarang sudah berbeda. ternyata saya sudah bisa sedikit lebih dewasa dengan tidak terlalu memikirkan tentang komentar. ada yang mo baca syukur…….. apalagi ngasih komen…….. syukur lagi. klo gak ada yang baca pun…… gak masalah.
kadang pikiran jahat saya muncul. pengen bikin sebuah posting yang saya perkirakan bakal bikin sensasi hebat dan menggemparkan blogosphere. tapi saya juga mikir, buat apa saya harus melakukan itu. bukankah ujung2nya saya juga yang bakal nanggung malu? bukannya klo sensasi itu muncul malah bisa2 membuat saya jadi malas untuk posting dan akhirnya bunuh diri tanpa disuruh? lagian, apa gunanya sensasi klo cuman sesaat.

balik lagi soal postingan anto. *maap To…….. ini bukan upaya mendompleng ketenaran*
sebetulnya sikap bloger senior seperti yang ada di postingan itulah yang selalu kami (blogger pemula) harapkan. bimbingan. arahan. bukan penghakiman ataupun dijadikan tersangka. apalagi sampe pada bunuh2an karakter (emangnya maen game?) klo kami (terutama saya) melakukan sebuah kesalahan yang melanggar kode etik blogosphere, tolong diingatkan *catat : DIINGATKAN* dan diberikan masukan yang membangkitkan gairah membangun. tolong jangan langsung menuduh kami yang bukan2. apalagi langsung menobatkan kami sebagai blogger pemula gak tau diri pencari sensasi penebar kebohongan yang butuh diperhatikan dan diberikan belas kasihan.
ketika dihakimi tanpa sebuah bukti yang akurat apalagi tanpa saksi mata, saya yakin banyak blogger pemula yang akan langsung melarikan diri dan menghapus kegiatan blogging dari daftar “hal2 yang harus dilakukan ketika di internet” sekalipun ada yang akan tetap berusaha survive.

mudah2an harapan saya ini bukan sekedar harapan kosong yang hanya sekedar mimpi tanpa bisa terwujud. saya yakin, di dalam blogosphere masih ada orang2 baik yang bisa menjadi motivator bagi saya untuk tetap nge-blog.

penyebutan nama2 blogger senior di postingan ini, bukan sebagai upaya untuk meningkatkan popularitas dan saya yakin, mereka yang disebut namanya bakal maklum *maksa*